High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tabanan: Memperkuat UMKM Menuju Kedaulatan Pangan

Tabanan, 29 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan tema “Memperkuat UMKM Menuju Kedaulatan Pangan”, yang dirangkaikan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Bupati Tabanan dengan Perbekel se-Kabupaten Tabanan.
Kegiatan berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, dan dihadiri oleh sekitar 150 peserta dari unsur Forkopimda, lembaga keuangan, perangkat daerah, dan pemerintah desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa, S.Sos., serta Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda Helena Panjaitan.
Hadir pula unsur TNI–Polri, Kejaksaan Negeri Tabanan, Pengadilan Negeri Tabanan, serta para Kepala OPD, Camat, dan Perbekel se-Kabupaten Tabanan.
Isi dan Makna Kegiatan
Dalam sambutannya, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, menegaskan bahwa kegiatan HLM TPID ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa serta mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan sekadar penandatanganan, melainkan komitmen bersama untuk membangun desa yang kuat secara ekonomi, mandiri, profesional, dan aman secara hukum. Jangan ragu untuk berkolaborasi dan berinovasi agar desa menjadi mandiri dan rakyat berdaulat,” ujar Bupati Sanjaya.
Sementara itu, Deputi Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda Helena Panjaitan, dalam paparannya menyampaikan bahwa inflasi di Kabupaten Tabanan pada September 2025 tercatat 1,88% (yoy) — lebih rendah dibandingkan inflasi nasional (2,65%) dan Provinsi Bali (2,51%).
Capaian ini merupakan hasil sinergi lintas sektor yang efektif dalam menjaga kestabilan harga, terutama pada komoditas pangan seperti cabai, bawang merah, beras, dan tomat.
Namun demikian, Deputi BI menyoroti adanya tantangan seperti penurunan produktivitas pertanian, alih fungsi lahan, serta penggunaan teknologi dan bibit lama, yang perlu segera diatasi melalui inovasi dan kolaborasi antarinstansi.
Penandatanganan dan Penyerahan Bantuan
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Bupati Tabanan dan Perbekel se-Kabupaten Tabanan (diwakili oleh 10 Perbekel), serta penandatanganan MoU antara Perumda Sanjayaning Singasana dengan Bank BPD Bali yang disaksikan langsung oleh Bupati Tabanan.
Selain itu, juga dilakukan penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada kelompok tani binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, antara lain:
-
Subak Aseman IV
-
Subak Lanyah Delod Jalan
-
Subak Timan Agung
-
Subak Gadon III
-
Subak Empas Mal Kangin
Sebagai bentuk apresiasi dan sinergi, Bupati Tabanan turut menyerahkan cinderamata kepada Deputi BI dan unsur Forkopimda yang hadir.